Bagi orangtua, anak adalah suatu anugerah, amanah, penerus garis keturunan, dan hal baik lainnya.

anak bertanya kenapa

Tugas dan tanggungjawab orangtua tuk mengarahkan dan mendidiknya untuk menjadi sholeh dan sholihah. Karena mereka adalah titipan dari Allah azza wa jalla.

Dalam skala yang kebih besar mereka sekolah tujuan utamanya adalah menjadi orang2 yang sholih dan muslih bukan yang lain. Sebab percuma nilai raport sempurna, IPK 4.00 namun tidak taat pada orangtua, dan tidak mau tunduk pada perintah Allah azza wa jalla.

Pada usia menjelang baligh, anak2 sudah mulai aktif bertanya dengan awalan kata: kenapa?

Mungkin bukan hanya saya yang mengalami hal tersebut, anda mungkin sama seperti saya yang saat ini punya anak kecil yang suka bertanya.

Kemarin, 19 desember 2017 abang dzulfikar ikut ngantor di daerah tebet jaksel, karena telah liburan sekolah sampai tanggal 2 januari 2017.

Sepanjang jalan abang dzukfikar tidak berhenti bertanya pada hal2 yang baru dilihatnya. Mulai dari tulisan yang ada di stasiun KRL sampai tulisan2 di proyek pembangunan apartemen.

Semua ditanyakan, yang bingung yang jawabnya.

“Bahasa inggrisnya keluar apa bi?” “Exit” jawabku singkat..

Kalo masuk apa? Enter jawabku lagi.

Kenapa selesai ujian koq libur bi?

Jawab apa yang tepat ? @#*#.. langsung ku jawab karena bu guru capek perlu istirahat dan liburan juga..

Kenapa abi punya jenggot?

Pertanyaan yang diluar perkiraan tapi harus dijawab dengan baik, kira2 apa jawaban yang tepat? Akhirnya ku jawab singkat kalo sudah besar nanti tumbuh bang.

Seabreg pertanyaan abang sepanjang jalan yang tidak berhenti pada satu pertanyaan. Setelah dijawab diikuti dengan pertanyaan dari jawaban yang kita berikan. Begitu seterusnya sampai rasa ingin tahunya selesai atau terpuaskan.

Manusia sebagai makhluk yang cerdas telah diberi karunia berupa akal sehingga bisa berfikir. Dari kesimpulan proses berfikirlah manusia menentukan tindakannya. Semua aktifitas manusia adalah hasil dari proses berfikir yang menghasilkan kesimpulan.

Sehingga informasi menjadi sangat penting bagi manusia untuk proses berfikirnya untjk menghasilkan kesimpulan yang benar.

Seorang anak kecil belum banyak memiliki informasi. Orangtuanya berperan memberi asupan informasi yang tepat agar anak memahami hal2 baru di dunia. Salah satu caranya adalah bertanya kepada orangtuanya.

Itulah mengapa ada istilah “pohon apel jatuh tidak jauh dari pohonnya”. maknanya sifat anak dan pengetahuan anak tidak akan jauh beda dengan orangtuanya.

Sebagai orangtua kita wajib mendidik mereka agar paham tujuan hidup, paham apa yang harus dilakukan didunia, dan paham hal yang baik dan buruk berdasarkan wahyu Allah bukan berdasar hawa nafsu manusia.

Dan ini bukan pekerjaan yang mudah untuk memahamkan mereka terhadap hal ini. Perlu kesabaran dan kesabaran dalam mendidik mereka.

Bagi anda yang mengalami hal yang sama seperti saya.. nikmatilah prosesnya.. ciptakan momen kebersamaan anda dengan anak2 dan keluarga. Karena kelak itulah kenangan indah yang bisa kita kenang tatkala anak2 kita sudah dewasa dan jauh dari kita.
===========================

Tanjung barat, 19 desember 2017